Indonesia dikenal sebagai surga tanaman herbal. Hampir di setiap pekarangan rumah, sebenarnya ada tanaman yang punya khasiat luar biasa untuk kesehatan, tapi sering dianggap remeh. Salah satunya adalah tanaman kedondong laut atau yang juga dikenal dengan daun berlangkas. Meski namanya mirip buah kedondong, tanaman ini punya ciri dan fungsi yang berbeda. Manfaat Tanaman Kedondong Laut sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, terutama di wilayah Asia.
Tanaman ini memiliki nama ilmiah Polyscias fruticosa dan dikenal juga dengan sebutan Ming Aralia. Biasanya tumbuh sebagai tanaman perdu dengan tinggi sekitar satu hingga dua meter. Daunnya bergerigi di bagian tepi dan bentuknya sekilas mirip daun kedondong, itulah sebabnya banyak orang menyebutnya kedondong laut. Selain jadi tanaman hias, daun berlangkas juga sering dimakan sebagai lalapan karena rasanya segar dan tidak pahit.
Mengenal Tanaman Kedondong Laut Lebih Dekat
Sebelum membahas lebih jauh tentang Manfaat Tanaman Kedondong Laut, ada baiknya kita kenalan dulu dengan tanamannya. Kedondong laut berasal dari India dan kemudian menyebar ke berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini termasuk tanaman perdu perennial, artinya bisa hidup lama dan tidak musiman.
Daunnya majemuk, berwarna hijau tua, dan tumbuh rimbun. Karena bentuknya cantik, banyak orang menanamnya sebagai tanaman pagar atau tanaman hias. Tapi siapa sangka, di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Dalam pengobatan tradisional, hampir semua bagian tanaman ini bisa dimanfaatkan, terutama daunnya. Daun berlangkas sering digunakan sebagai obat alami untuk berbagai keluhan kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan sampai masalah pada ginjal.
Kandungan Aktif dalam Daun Berlangkas
Salah satu alasan utama kenapa Manfaat Tanaman Kedondong Laut begitu beragam adalah karena kandungan senyawa aktif di dalamnya. Daun berlangkas diketahui mengandung beberapa zat penting, seperti:
- Saponin, yang dikenal mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat antiinflamasi.
- Flavonoida, senyawa antioksidan yang berperan melawan radikal bebas.
- Polifenol, yang membantu menjaga kesehatan sel dan jaringan tubuh.
- Tanin, yang bersifat antibakteri dan baik untuk kesehatan mulut serta pencernaan.
Kombinasi kandungan inilah yang membuat tanaman ini sering digunakan sebagai bahan obat tradisional sejak dulu.
Manfaat Tanaman Kedondong Laut sebagai Peluruh Air Seni
Salah satu Manfaat Tanaman Kedondong Laut yang paling dikenal adalah sebagai peluruh air seni atau diuretik alami. Dalam pengobatan tradisional, daun berlangkas sering direbus lalu airnya diminum untuk membantu melancarkan buang air kecil.
Efek diuretik ini sangat berguna bagi orang yang mengalami gangguan saluran kemih atau ingin membantu membersihkan ginjal secara alami. Dengan buang air kecil yang lancar, racun dalam tubuh bisa ikut terbuang dan fungsi ginjal pun jadi lebih optimal.
Beberapa orang juga percaya bahwa konsumsi rebusan daun kedondong laut secara rutin dapat membantu mencegah terbentuknya batu ginjal, meski tetap harus diimbangi dengan pola makan sehat dan asupan air yang cukup.
Membantu Mengatasi Sariawan dan Masalah Mulut
Kalau kamu sering sariawan, Manfaat Tanaman Kedondong Laut bisa jadi solusi alami. Kandungan tanin dan flavonoida di dalam daun berlangkas membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan luka di mulut.
Biasanya, daun kedondong laut direbus dan air rebusannya digunakan untuk berkumur. Cara ini dipercaya mampu membantu meredakan sariawan, bau mulut, dan iritasi ringan di rongga mulut. Selain itu, sifat antibakterinya juga membantu menghambat pertumbuhan kuman penyebab infeksi mulut.
Penggunaan alami seperti ini cukup populer karena minim efek samping dibandingkan obat kimia, asalkan digunakan dengan cara yang benar.
Manfaat Tanaman Kedondong Laut untuk Menurunkan Panas
Dalam pengobatan tradisional, daun berlangkas juga dikenal sebagai penurun panas alami. Manfaat Tanaman Kedondong Laut ini biasanya dimanfaatkan saat tubuh mengalami demam ringan akibat kelelahan atau infeksi ringan.
Cara penggunaannya cukup sederhana, daun direbus dan airnya diminum selagi hangat. Kandungan senyawa aktif di dalamnya membantu tubuh melawan peradangan dan menormalkan suhu tubuh secara perlahan.
Meski begitu, jika demam tidak kunjung turun atau disertai gejala serius, tetap disarankan untuk konsultasi ke tenaga medis.
Mengurangi Nyeri Sendi dan Reumatik
Sejak dulu, Manfaat Tanaman Kedondong Laut juga dikenal ampuh untuk membantu meredakan nyeri sendi dan reumatik. Kandungan saponin dan flavonoida berperan sebagai antiinflamasi alami yang membantu mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri.
Biasanya, daun kedondong laut digunakan sebagai ramuan minum atau ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang terasa sakit. Metode tradisional ini masih banyak dipraktikkan, terutama di daerah pedesaan.
Walau efeknya tidak instan seperti obat modern, penggunaan rutin dipercaya bisa membantu mengurangi keluhan nyeri sendi secara bertahap.
Baik untuk Daya Tahan Tubuh
Kandungan antioksidan yang cukup tinggi membuat Manfaat Tanaman Kedondong Laut juga berkaitan dengan peningkatan daya tahan tubuh. Flavonoida dan polifenol membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Dengan tubuh yang lebih kuat, risiko terkena penyakit ringan seperti flu dan batuk bisa berkurang. Tak heran jika daun berlangkas sering dikonsumsi sebagai lalapan, karena selain segar juga menyehatkan.
Mengonsumsi sayuran herbal seperti ini secara rutin bisa jadi salah satu cara alami menjaga kesehatan tanpa harus bergantung pada suplemen kimia.
Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan
Selain manfaat yang sudah disebutkan, Manfaat Tanaman Kedondong Laut juga baik untuk sistem pencernaan. Kandungan tanin membantu mengurangi iritasi pada saluran cerna dan dapat membantu mengatasi diare ringan.
Daun berlangkas yang dikonsumsi sebagai lalapan atau direbus bisa membantu melancarkan pencernaan dan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Tapi tetap perlu diingat, konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan.
Cara Mengolah Daun Kedondong Laut
Untuk mendapatkan Manfaat Tanaman Kedondong Laut, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan:
- Sebagai lalapan
Daun muda bisa dimakan mentah sebagai lalapan setelah dicuci bersih. - Direbus
Daun direbus dengan air secukupnya, lalu air rebusannya diminum. - Dikukus
Bisa juga dikukus sebentar agar lebih lembut sebelum dikonsumsi. - Pemakaian luar
Daun ditumbuk dan ditempelkan pada bagian tubuh yang nyeri.
Pastikan daun yang digunakan bersih dan tidak tercemar pestisida.
Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski Manfaat Tanaman Kedondong Laut cukup banyak, penggunaannya tetap harus bijak. Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada sebagian orang. Untuk ibu hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya sebagai obat.
Tanaman herbal sebaiknya digunakan sebagai pendukung, bukan pengganti pengobatan medis, terutama untuk penyakit serius.
Kesimpulan
Tanaman kedondong laut atau daun berlangkas bukan sekadar tanaman hias atau lalapan biasa. Manfaat Tanaman Kedondong Laut mencakup berbagai aspek kesehatan, mulai dari melancarkan buang air kecil, meredakan sariawan, menurunkan panas, hingga membantu mengurangi nyeri sendi dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Dengan kandungan saponin, flavonoida, polifenol, dan tanin, tanaman ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat alami. Selama digunakan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan, daun berlangkas bisa jadi alternatif herbal yang aman dan mudah didapat.
Memanfaatkan tanaman lokal seperti ini juga membantu kita lebih dekat dengan alam dan menjaga warisan pengobatan tradisional yang sudah ada sejak lama.
Baca artikel lainnya

