Sariawan adalah kondisi ketika muncul luka kecil di dalam mulut bisa di lidah, pipi bagian dalam, gusi, atau bagian lain dari rongga mulut yang terasa nyeri atau perih.
Luka ini sering berbentuk bulat atau oval, dengan bagian tengah berwarna putih atau kekuningan, dan tepi yang kemerahan. Meski sering dianggap sepele, sariawan bisa banget bikin aktivitas seperti makan, minum atau berbicara jadi kurang nyaman.
Kenapa Bisa Timbul Sariawan?
Penyebab pastinya belum selalu jelas, tapi banyak faktor yang memicunya. Beberapa di antaranya:
- Cedera atau trauma ringan di dalam mulut: misalnya tergigit pipi sendiri, sikat gigi terlalu keras, atau kawat gigi yang menggesek.
- Iritasi dari makanan atau bahan tertentu: makanan pedas, asam, atau panas bisa memicu iritasi yang memunculkan sariawan.
- Kekurangan nutrisi: seperti kurangnya vitamin B12, folat, zat besi atau zinc, yang kemudian membuat jaringan mulut lebih rentan luka.
- Perubahan hormon: khususnya pada wanita, pergantian hormon bisa membuat mulut lebih sensitif dan muncul sariawan.
- Penyakit atau kondisi tertentu: misalnya gangguan autoimun, infeksi, atau sistem imun yang kurang optimal.
Singkatnya: kalau mulut kita “korban” dari salah satu atau kombinasi faktor di atas, maka sariawan bisa muncul.
Berapa Lama Sariawan Akan Sembuh?
Biasanya, sariawan yang ringan akan sembuh dengan sendirinya dalam 1–2 minggu jika kondisi tubuh baik dan tidak ada faktor pemicu berat.
Tapi jika sariawan besar, sering kambuh, atau disertai kondisi lain, bisa lebih lama dan perlu perhatian ekstra.
11 Cara Menghilangkan Sariawan dengan Tepat dan Nyaman
Berikut ini 11 langkah yang bisa kamu praktikkan di rumah. Bisa dari bahan alami hingga obat-obatan ringan. Pilih yang cocok dengan kondisi kamu.
- Berkumur dengan air garam
Larutkan sekitar 1 sendok teh garam ke dalam setengah cangkir air hangat, lalu kumur beberapa detik, lalu buang. Garam punya sifat antiseptik yang membantu mencegah bakteri berkembang di area sariawan. Walaupun terasa sedikit perih, cara ini cukup efektif.
Kamu bisa lakukan beberapa kali sehari untuk mempercepat proses penyembuhan.
- Mengoleskan madu
Madu punya sifat antibakteri dan antiradang alami karena itu ia bisa jadi alternatif untuk mempercepat pemulihan sariawan.
Cara: oleskan madu ke area sariawan hingga beberapa kali sehari (misalnya 3–4 kali).
Pastikan madu yang dipakai adalah madu murni (tanpa campuran berlebih) agar manfaatnya maksimal.
- Berkumur dengan seduhan teh chamomile
Teh chamomile tak hanya tenang untuk tubuh, tapi juga punya kandungan antiradang dan antiseptik yang bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan mencegah bakteri di mulut.
Cara: buat teh chamomile, biarkan dingin, lalu berkumur 3–4 kali sehari. Atau bisa juga menempelkan kantong teh chamomile yang sudah dibasahi ke area yang sakit.
- Mengoleskan minyak kelapa
Minyak kelapa punya sifat antimikroba dan antiradang jadi cocok untuk area sariawan.
Cukup oleskan sedikit minyak kelapa ke area yang sakit beberapa kali sehari. Karena sifatnya agak “mild” dan rasa cenderung enak, banyak orang merasa nyaman dengan alternatif ini.
- Mengoleskan gel lidah buaya
Gel dari tanaman lidah buaya juga bisa membantu. Karena punya sifat antiradang, gel ini bisa membantu meredakan nyeri dan memperkecil ukuran luka sariawan.
Kamu bisa oleskan langsung ke area yang sakit, atau konsumsi jus lidah buaya sebagai tambahan.
- Menggunakan obat oles khusus sariawan
Kalau sariawan terasa sangat mengganggu misalnya nyerinya tinggi, ukuran cukup besar, atau sering kambuh maka menggunakan obat oles bisa jadi pilihan.
Contoh: obat dengan kandungan seperti triamcinolone acetonide yang punya fungsi antiradang, antipruritus (anti-gatal), dan antialergi, bisa mempercepat penyembuhan.
Tapi sebelum menggunakan, baca petunjuk penggunaan dalam kemasan dengan teliti atau konsultasikan ke dokter.
- Hindari makanan dan minuman pemicu iritasi
Untuk mempercepat penyembuhan, hindari konsumsi makanan/minuman yang bisa memperparah sariawan, seperti:
- Pedas, asam, sangat panas
- Tekstur keras atau tajam (misalnya keripik tajam)
- Minuman atau makanan sangat dingin ekstrem atau sangat panas ekstrem
Dengan menghindari pemicu ini, luka sariawan tidak terluka lebih lanjut dan proses penyembuhan bisa berjalan lebih mulus.
- Jaga kebersihan mulut secara tepat
Gunakan sikat gigi yang berbulu lembut, jangan menyikat terlalu keras karena bisa melukai bagian dalam mulut. Bersihkan sisa makanan dengan floss atau benang gigi agar area mulut tetap bersih dan bebas bakteri.
Jika kamu memakai kawat gigi atau gigi palsu, pastikan kesesuaian dan kebersihannya agar tidak menjadi pemicu dibanding penyembuh.
- Pastikan asupan cairan dan nutrisi cukup
Minum cukup air putih supaya mulut tidak kering dan membantu jaringan mulut pulih.
Konsumsi buah, sayur, dan makanan yang kaya akan vitamin B12, folat, zat besi, zinc serta nutrisi penting lainnya sangat disarankan. Kekurangan nutrisi bisa jadi pemicu munculnya sariawan.
Jika perlu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan tidak ada defisiensi yang berulang.
- Kompres dengan bahan dingin untuk meredakan nyeri
Jika rasa nyeri sangat mengganggu, kamu bisa menggunakan es batu kecil yang dibungkus kain tipis lalu ditempelkan atau diulum secara perlahan. Atau alternatif lainnya: berkumur air dingin. Cara ini bisa membantu membuat area yang sakit “mati rasa” sedikit sehingga nyeri lebih tertahan.
Metode ini bukan penyembuh utama, tapi cukup nyaman untuk mengurangi rasa tidak nyaman selama menunggu proses penyembuhan.
- Bila perlu, obat kumur antiseptik atau konsultasi ke dokter
Jika sariawan cukup parah atau sering kambuh, maka obat kumur antiseptik juga bisa dipakai. Beberapa obat kumur mengandung bahan-antimikroba atau anti-inflamasi yang dapat membantu.
Dan bila kondisi berikut muncul: luka tidak kunjung sembuh lebih dari 2 minggu, ukuran membesar, muncul demam, kesulitan makan atau minum maka baiknya segera konsultasikan ke dokter atau dokter gigi. Hello Sehat
Tips Agar Sariawan Tidak Cepat Kambuh
- Hindari menyikat gigi terlalu keras; gunakan sikat berbulu lembut.
- Jaga pola makan dan asupan nutrisi secara rutin.
- Hindari makanan/minuman yang sering jadi pemicu iritasi.
- Cukup istirahat dan kelola stres karena stres juga bisa memicu munculnya sariawan.
- Rutin bersihkan mulut: sikat gigi, floss, dan kunjungi dokter gigi secara berkala.
- Jika memakai kawat gigi atau gigi palsu, pastikan bagian-bagian yang tajam atau gesekan diperhalus agar tidak mengiritasi jaringan mulut.
Penutup
Sariawan memang bukan kondisi yang biasanya berbahaya, tapi bisa sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas dari bahan alami yang sederhana hingga penggunaan obat oles yang tepat kamu bisa mempercepat penyembuhan dan membuat prosesnya lebih nyaman.
Dan jangan lupa: jika sariawan muncul terus-menerus atau tidak kunjung sembuh, itu bisa jadi pertanda ada faktor yang lebih serius di baliknya jadi jangan ragu untuk memeriksakan diri ke profesional kesehatan.
Baca artikel lainnya

