Manfaat Kacang Polong

15 Manfaat Kacang Polong untuk Kesehatan

Manfaat kacang polong nggak bisa diremehkan begitu saja. Walaupun ukurannya kecil dan sering cuma dijadikan pelengkap masakan, ternyata di balik butiran hijau ini tersimpan banyak nutrisi penting buat tubuh. Kacang polong atau yang sering juga disebut kacang ercis mengandung protein nabati, serat, vitamin, dan mineral yang lengkap. Rasanya yang manis lembut bikin kacang ini gampang diolah jadi berbagai hidangan, mulai dari sup, salad, sampai tumisan sayur sehari-hari.

Selain enak dan bergizi, manfaat kacang polong juga mencakup banyak hal, mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, sampai membantu pencernaan tetap lancar. Kandungan antioksidannya bahkan bisa bantu memperlambat penuaan dan menjaga daya tahan tubuh. Jadi, meski sederhana, kacang polong bisa jadi tambahan sehat yang bikin tubuh makin fit setiap hari.

Meski ukurannya kecil tapi manfaatnya banyak berikut ulasan lengkapnya tentang manfaat kacang polong bagi kesehatan tubuh kita.

Kandungan Nutrisi Singkat

Sebelum ke manfaatnya, ada baiknya kita tahu dulu “apa aja sih zat gizi dalam kacang polong”:

  • Dalam 100 gram kacang polong mentah tercatat ada sekitar 42 kalori, protein ~2,8 g, karbohidrat ~7,5 g, dan serat ~2,6 g. FatSecret+1
  • Dalam sajian secangkir (sekitar 160 g) kacang polong terdapat protein ~8,2 g, serat ~8,8 g, vitamin K, tiamin (vitamin B1), folat, mangan.
  • Kacang polong juga mengandung berbagai mineral dan antioksidan, seperti kalium, magnesium, vitamin C, karotenoid lutein/zeaxanthin, saponin, polifenol.

Jadi ya, walaupun sederhana, kacang polong punya “paket gizi” yang cukup menarik dan itu jadi basis dari banyak poin manfaat berikut.

15 Manfaat Kacang Polong bagi Kesehatan Tubuh

Oke, langsung saja kita masuk ke poin-manfaatnya. Ingat ya: setiap kali saya tulis “manfaat kacang polong” artinya memang merujuk ke konsumsi kacang polong secara rutin sebagai bagian diet sehat.

  1. Membantu mengontrol gula darah
    Karena indeks glikemik kacang polong tergolong rendah, dan kandungan serat + protein-nabatinya membantu memperlambat lonjakan gula darah setelah makan.
    Bagi Anda yang sedang menjaga kadar gula atau bahkan punya risiko diabetes, memasukkan kacang polong ke dalam menu bisa jadi pilihan yang cerdas.
  2. Mendukung program pengendalian atau penurunan berat badan
    Dengan kandungan protein dan serat yang cukup, kacang polong bisa membantu Anda merasa kenyang lebih lama sehingga ngemil atau makan berlebihan bisa dikurangi. Kalori-nya juga relatif rendah dibanding banyak lauk berat lainnya.
  3. Menjaga kesehatan pencernaan
    Serat dalam kacang polong membantu proses buang air besar menjadi lebih lancar dan mendukung keseimbangan bakteri baik di usus. Ini penting untuk fungsi pencernaan yang optimal dan menghindari sembelit atau gangguan usus lainnya.
  4. Menurunkan risiko penyakit jantung
    Kandungan mineral seperti kalium dan magnesium, serta antioksidan dan serat dalam kacang polong membantu menekan faktor-risiko seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan kerusakan pembuluh darah. Dengan demikian, manfaat kacang polong termasuk dalam mendukung kesehatan jantung.
  5. Menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL)
    Serat larut dan senyawa-fitokimia dalam kacang polong dapat membantu menghambat penyerapan kolesterol dalam usus dan membantu menurunkan kolesterol jahat. Jadi selain makanan rendah lemak, jenis makanan seperti ini bisa “teman” jantung Anda.
  6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Kacang polong mengandung vitamin C dan antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas dan mendukung sistem imun. Jadi, konsumsi rutin bisa bantu tubuh Anda “siaga” terhadap infeksi atau keadaan stres oksidatif.
  7. Menjaga kesehatan mata
    Ada karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin di kacang polong yang berfungsi melindungi mata dari kerusakan seperti degenerasi makula atau katarak.
    Jadi selain sayur-hijau biasa, kacang polong bisa jadi tambahan “teman mata”.
  8. Mendukung kesehatan kulit
    Antioksidan dan vitamin C dalam kacang polong membantu proses produksi kolagen dan melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.  Jadi manfaat kacang polong juga terasa di “luar” yakni kulit Anda.
  9. Mencegah anemia atau mendukung produksi sel darah merah
    Kandungan folat dan zat besi dalam kacang polong membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah kekurangan darah. Bagi wanita hamil atau mereka yang rentan anemia, ini bisa jadi poin penting.
  10. Meningkatkan kesehatan tulang
    Vitamin K serta mineral dalam kacang polong berperan dalam metabolisme tulang dan penyerapan kalsium. Sehingga, manfaat kacang polong juga berkaitan dengan kuatnya kerangka tubuh.
  11. Mencegah peradangan dalam tubuh
    Kacang polong mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan kronis yang bisa menjadi pemicu banyak penyakit. Dengan tubuh yang “lebih tenang” dari dalam, manfaat kacang polong bisa terasa secara keseluruhan.
  12. Memberi rasa kenyang lebih lama (efek “perut kenyang”)
    Karena kombinasi serat + protein dalam kacang polong, Anda akan merasa kenyang lebih lama setelah makan, sehingga bisa membantu kontrol nafsu makan. Ini sangat berguna saat Anda sedang diet atau pengen makan lebih “terencana”.
  13. Menambah sumber energi yang baik
    Kandungan vitamin B (riboflavin, niacin) dalam kacang polong membantu metabolisme karbohidrat sehingga pembentukan energi jadi lebih efektif.  Jadi tidak hanya sekadar “mengenyangkan”, tapi juga mendukung fungsi tubuh aktif Anda.
  14. Mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas / mendukung anti-penuaan
    Antioksidan di kacang polong membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang bisa mempercepat penuaan atau memicu penyakit degeneratif. Maka manfaat kacang polong juga bisa dirasakan bagi mereka yang peduli “kesehatan jangka panjang”.
  15. Menyehatkan tubuh secara holistik – sebagai bagian diet seimbang
    Yang terakhir, manfaat kacang polong bukan satu-satunya “pembalut ajaib”, tapi menjadi bagian dari pola makan dan gaya hidup sehat yang lebih besar. Banyak artikel menyebut bahwa kacang polong adalah “teman” yang bagus untuk diet sehat, sayur-mayur, protein nabati, serat, dan antioksidan. Jadi konsumsi kacang polong rutin bisa bantu Anda menuju gaya hidup lebih sehat secara keseluruhan.

Tips Praktis Konsumsi Kacang Polong di Indonesia

Karena di Indonesia kacang polong mungkin belum seterkenal kacang-lain, berikut sedikit tips supaya Anda bisa memanfaatkan manfaat kacang polong dengan optimal:

  • Pilih kacang polong yang masih segar atau beku daripada yang sudah terlalu lama atau banyak bahan tambahan.
  • Cara mengolahnya sederhana: rebus sebentar hingga empuk tapi masih hijau cerah, lalu bisa ditumis, ditambahkan ke salad, sup, nasi goreng, atau sebagai sayuran pendamping.
  • Untuk diet atau kontrol gula darah, bisa mengganti sebagian lauk dengan kacang polong sebagai sumber protein nabati dan serat.
  • Jangan diandalkan satu jenis makanan saja tetap kombinasikan dengan sayur-lain, buah, protein (hewan atau nabati), dan cukup air serta aktivitas fisik.
  • Perhatikan porsinya: meskipun kacang polong rendah kalori, konsumsi berlebihan tetap bisa mengganggu jika diiringi lauk sangat berlemak atau kaya garam.
  • Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus (misalnya gangguan ginjal, alergi kacang, atau sedang hamil dengan pantangan tertentu), konsultasikan dulu dengan ahli gizi atau dokter sebelum banyak konsumsi.

Kesimpulan

Jadi, bisa disimpulkan bahwa manfaat kacang polong sangatlah banyak mulai dari mengontrol gula darah dan berat badan, menjaga pencernaan, kesehatan jantung, hingga mendukung kesehatan mata, kulit, tulang, dan sistem kekebalan tubuh. Sekali lagi: meskipun ukurannya kecil dan sering dianggap “pelengkap”, manfaatnya tidak kecil.

Baca artikel lainnya

Ngatasin Jamur Kuku Sampai Tuntas!